16 Jul 2011

Tips Problem Taman Rumah dan Mencari Tukang Rawat Taman


Seberapa lama taman di rumah anda bertahan keindahannya, paling tiga tahun sudah tidak berbentuk lagi, . . . Bosan ya . . .

Problem ini biasanya saya jumpai dari taman rumah yang sederhana sampai taman rumah yang dikategorikan mewah. Mangkanya rajin-rajinlah merawat, kalau diserahkan semua perawatannya pada pramuwisma maka lihatlah hasilnya.

Tanaman itu hidup dan bertumbuh, dia juga butuh kasih sayang dari yang punya, setidaknya bila tidak ada waktu untuk merawat, maka sewalah tenaga perawat taman yang mengerti tentang perawatan taman.

Satu bulan dua kali dengan standart pemangkasan, pendangiran, pemupukan dan pengobatan penyakit bila diperlukan saya rasa cukup.

Tugas ringan seperti menyapu daun rontok, siram tanaman dan sesekali mencabuti gulma bisa dilakukan oleh pramuwisma.

Tips dari Taman Saya :

Satu, carilah tukang rawat taman yang cinta pekerjaannya, cirinya orang itu akan mencabut gulma sampai akarnya (bila gulma tidak banyak), dia akan membuat tali air dengan tertib, tali air adalah cekungan tanah pembatas tanaman dengan rumput taman yang berfungsi juga untuk menahan air agar meresap kedalam tanah, proses ini agak lama jadi bertahap.

Dua, evaluasi hasil kerja tukang rawat taman satu minggu kemudian, apakah gulma kembali seperti semula, berarti dia tidak cocok jadi tukang rawat taman, karena seharusnya pertumbuhan gulma dapat ditekan.

Tiga, tukang rawat taman bila memindahkan tanaman apa sudah mendiskusikan dengan pemilik, karena ada tanaman tertentu sulit untuk dipidahkan, jadi kalau ada yang mati dapat dimaklumi. (ingat, tanaman mati bisa langsung dan juga bisa bertahap.)

Empat, Seandainya taman sudah rusak . . , ya . .diupgrade sekalian.

Nah, selamat mencari tukang taman yang baik. Semoga artikel ini bermanfaat.

17 Jun 2011

Poh Sarang Dari Sisi Taman



Poh Sarang, banyak cerita tentang keindahan tempat wisata rohani umat katolik ini, saya juga akan mengulasnya, tetapi dari segi keindahan dan pertamanan.

Sekilas tentang Poh Sarang, terletak di Gunung Klotok, Lereng Gunung Wilis, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, 6 km, ± 15 menit dari Kota Kediri. Saya dengar pertama kali tempat ziarah ini dari tahun 94an dari pembimbing saya ibu Sugiharto katanya tempat masih becek bila hujan, lalu saya mendengar tempat ini mulai di buat jalan dari batu-batu kali, syukurlah.

Lima belas tahun berlalu, saya hanya mendengar, he..he..he.. Akhirnya datang juga panggilan itu (tersenyum ku menulisnya). Di tahun 2009 ku injakkan kaki dan melihat sebuah gereja ini . .




Waw, ini baru kata sambutan, seperti apa ini daftar isinya.

Setelah melewati beberapa tempat, sampailah di gerbang jalan salib bukit golgota seperti gambar pertama. Batu-batu kali (sungai) dengan diameter sekitar 15-20 cm menempel di berbagai tempat. teknik ini biasa saya pergunakan untuk dinding dengan batu bobos (batu kali agak kecoklatan diameternya 10cm) dan hasil yang didapat lebih alami.

Sekedar informasi, untuk mendapatkan batu kali bentuk utuh agak kebulatan itu agar lebih murah bisa didapat dari pesan batu pada supir truk dan kulinya, tentu saja dengan harga lain dari batu pondasi umumnya karena harus menyortirnya dulu, tetap saja lebih murah.

Setelah gapura, jalan terbentang berkelok-kelok juga dari material batu kali yang sama, terbayang dulu katanya becek jadi teringat.

Materi tanaman kebanyakan berbatang keras seperti palem, sono, beringin, sawo kecik, pule, flamboyan dan lainnya, tertata menimbulkan kesan rindang tetapi tidak redup. Oh iya di setiap kanan kiri jalan di dominasi palem raja sehingga lebih elegan.

Tanaman berbatang keras bila di aplikasikan ke taman rumah hendaknya disesuaikan dengan luas lahan yang ada, mengingat tanaman ini bisa besar dan tinggi hendaknya satu atau dua saja.

Untuk mengatasi tanah yang luas, tidak memakai rumput tetapi tanaman kacang-kacangan yang berbunga kuning sebagai background hijau. Kacang-kacangan dapat beranak pinak dari biji dan disetiap ros pangkal daun ada mata tunas yang siap tumbuh, sedang perawatannya cukup mudah yaitu dengan memangkas yang melebihi batas tali air dan memangkas bentuknya mengikuti kontur tanah. (hati-hati jangan memangkas terlalu pendek karena tanaman ini juga menghambat pertumbuhan rumput liar.

Inti dari semua bahwa taman yang indah adalah berorientasi pada manfaat sesungguhnya taman, penempatan tanaman yang tepat, serta tak lupa pada perawatan tanaman. Begitulah . . he..he..he...

30 Sep 2010

Taman di Rumah (manfaat)

Sekilas pandang Taman Saya bicara tentang manfaat taman di rumah, dari aspek sosial, ekonomi dan biologi.

Banyak sekali orang-orang membuat taman di depan, samping, belakang ataupun di lahan kosong samping rumah mereka, alasan utama mereka adalah untuk menyejukkan mata. Hamparan taman yang asri betapapun kecilnya, pasti lebih menarik dibanding lantai semen, paving atau batu. 

Selain itu, kita ikut andil dalam penyediaan oksigen bagi manusia, karena setelah menyerap karbon dioksida di udara sekelilingnya, tanaman akan mengeluarkan oksigen dalam proses fotosintesis di siang hari.

Tanaman juga dapat memperbaiki kualitas udara dengan mengurangi efek negatif polusi udara. Ketika udara yang kaya oksigen (yang dikeluarkan dari tanaman) bercampur dengan udara yang terpolusi oleh gas buangan kendaraan, debu, asap knalpot, dan bahan kimia, air yang secara teratur menguap dari dedaunan akan aktif membersihkan udara disekelilingnya.

Tanaman bisa digunakan sebagai pelindung dari polusi suara dan polusi debu untuk rumah yang dekat jalan raya, dengan memanfaatkan kerimbunan tanaman, hal itu bisa dicapai.

Bagi pemilik taman, taman mewakili dirinya. Taman depan rumah bisa diibaratkan ucapan selamat datang bagi tamu atau selamat pulang kerumah bagi anggota keluarga, sedangkan kebun belakang dan samping rumah diperuntukkan bagi kenikmatan pandangan si pemiliknya.

FTP cuma satu semester aja, omong biologi, hi hi hi. .